Bapak SBY untuk rakyat Indonesia

Terima kasih Atas Kepercayaan Rakyat Indonesia

SBY Untuk UKM

Pemerintah mempermudah pemberian modal usaha kepada pengusaha kecil lewat kredit usaha rakyat (KUR). Saat ini telah disalurkan dana Rp7 triliun untuk 700 ribu orang di seluruh Tanah Air.

Demikian dikatakan Menteri Negara Koperasi dan UKM Drs Suryadharma Ali, ketika meresmikan kolam renang anak dan kios di desa wisata air terjun Parangijo Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (13/6).

“Sampai dengan akhir tahun 2009 kredit ini bisa memberikan pinjaman modal kepada 1,5 juta pengusaha kecil,” kata Suryadharma Ali.

Menurutnya, para pengusaha kecil diberi bantuan pinjaman tanpa agunan yang besarnya Rp10 juta ke bawah dan bisa mengajukan ke Bank Bukopin, BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN, Bank Syariah Mandiri dengan dikoordinir oleh kepala desa setempat.

“Silakan para pengusaha kecil yang akan mengajukan kredit untuk modal usaha tanpa agunan karena sudah ditanggung pemerintah. Kalau dulu para pengusaha kecil mau kredit ke bank harus pakai agunan dan administrasinya susah, tetapi sekarang semua itu tidak ada,” katanya.

Program ini merupakan salah satu upaya untuk mengatasi sulitnya mendapatkan modal dari dampak adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), selain adanya program bantuan langsung tunai (BTL).

Melalui kemudahan memperoleh kredit ini diharapkan akan bisa mempercepat pengembangan perekonomian rakyat baik yang berada di perkotaan maupun pedesaan, seperti yang dilakukan warga di obyek wisata air terjun Parangijo ini, katanya.

Menyinggung pengembangan objek wisata di daerah ini, ia meminta agar tetap melestarikan alam yang ada serta budayanya harus terus terjaga, jangan sampai dimasuki budaya asing.

“Kita ini sangat kaya budaya, maka semestinya semua itu bisa dikemas untuk dijadikan modal dasar dalam pengembangan pariwisata, untuk itu harus dijaga dengan baik,” katanya.

Menyinggung kios yang telah dibangun sebanyak 17 buah tersebut, kata dia, hendaknya dimanfaatkan yang baik untuk tempat penjualan barang-barang khas di daerah ini, sehingga setiap wisatawan yang datang bisa mengenang objek wisata ini.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Hj. RIna Iriani SR, mengatakan, pengembangan objek wisata ini dua tahun lalu mendapat bantuan modal dari Menteri Negara Koperasi dan UKM sebesar Rp200 juta dan sekarang telah berkembang seperti ini.

Dengan bantuan modal tersebut objek wisata ini berkembang pesat, yaitu dapat membangun kolam renang anak-anak, kios, dan sarana prasarana lainnya yang totalnya mencapai Rp460 juta lebih.

Objek wisata tersebut di kelola oleh desa setempat bagi hasil dengan Perhutani dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Dalam acara tersebut juga diberikan bantuan beras untuk 200 kepala keluarga dan buku serta tas sekolah untuk 150 anak.

Satu Tanggapan to “SBY Untuk UKM”

  1. Agus Setiyawan berkata

    PROPOSAL
    I. Thema :
    Peningkatan Penjualan Hasil Produksi UKM Dengan Menggunakan Fasilitas INTERNET MARKETING
    II. Judul :
    Pemasaran Dengan Internet Untuk Branding serta Segmented Produk UKM
    III. Latar Belakang :
    1. Adanya kendala biaya pemasaran yang tinggi tidak sebanding dengan keuntungan produksi.
    2. Belum tahunya manfaat internet yang memang benar benar bisa menembus dunia maya sampai tak terhingga.
    3. Tidak seimbangnya laju teknologi dengan tingkat pengetahuan yang dimiliki.
    4. Tidak adanya wadah untuk melakukan strategi pemasaran yang jitu dan bisa reduce cost.
    5. Mulai bertumbuhnya hotspot area, warnet dan tingkat penjualan komputer dan laptop di Indoensia yang sudah tembus 50.000.000 buah.
    6. Kecenderungan pasar yang menginginkan semuanya serba cepat.
    IV. Tujuan :
    1. Memasarkan produk UKM untuk diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia
    2. Melakukan strategi branding produk dengan metode display, brosur dan iklan, yang nantinya penggunaan biaya sangat kecil (Reduce Cost). Karena pengeluarannya hanya biaya internet saja, yang lainnya gratis.
    3. Melakukan strategi segmented dan targeted sehingga penjualan produk sesuai dengan pasar yang diinginkan, hanya dengan fasilitas internet saja.
    4. Memperkenalkan produk UKM ke luar negeri dengan teknik yang sederhana namun bisa diketahui oleh seluruh negara luar.
    5. Mengajari bertransaksi di internet untuk bisa closing.
    6. Peningkatan jumlah produksi dari hasil penjualan di internet.
    7. Gairah perekonomian UKM bisa berjalan.
    V. Strategi :
    1. Penjelasan dasar tentang manfaat internet yang begitu dahsyatnya.
    2. Cara penggunaan internet yang baik dan benar serta bijak sehingga bisa fokus pada penjualan.
    3. Pelaksanaan dibagi dalam tingkat beginner, intermediate dan expert, sehingga bisa menyesuaikan kemampuan masing masing UKM didalam memasarkan produknya.
    4. Secara berkala memberikan konsultasi terhadap permasalahan dari pemasaran via internet via online.
    VI. Contoh Solusi :
    1. Kawasan Industri Tas Gadukan – Surabaya
    a. Pertama adalah memperkenalkan didunia maya jika selain Tanggulangin ada Gadukan yang juga penghasil tas.
    b. Menjelaskan item produk serta kelebihan produk dibandingkan dengan hasil produksi daerah lain.
    c. Melakukan dan mempersiapkan brosur dengan teknis yang sederhana baik dalam bentuk foto atau video, namun bisa disajikan di internet sehingga calon pembeli bisa secepatnya mengetahui produk yang ada.
    d. Mempelajari cara termurah didalam pengiriman namun tetap aman dan cepat.
    2. Kawasan Industri Kripik Kedelai – Sidoarjo
    a. Pembuatan contoh atau sample rasa yang bisa dikirimkan ke seluruh peminat di internet dengan teknik promo yang murah meriah.
    b. Mempersiapkan kemasan dan cara pengiriman yang aman, sehingga kwalitas masi tetap terjamin.
    c. Memperkenalkan ke semua penjual seantero Nusantara dengan menggunakan teknologi internet.
    VII. Target :
    1. Para UKM melek akan dunia internet dan manfaat yang begitu dahsyatnya.
    2. Memperkenalkan produk ke luar daerah tanpa harus keluar daerah.
    3. Peningkatan produksi UKM sehingga bisa memutar perekonomian.
    VIII. Kesimpulan :
    1. Perlu adanya edukasi dalam 3 tahap untuk tepat sasaran.
    2. Perlunya suatu wadah konsultasi jika terjadi permasalahan.
    Demikian proposal ini kami sampaikan, semoga antara keinginan, tujuan dan kemauan untuk membangun bisa diberikan jalan bagi kelancaran didalam mencapai target.

    Hormat kami,

    Agus Setiyawan (Internet Marketer Income JUTAAN Modal GRATISAN)
    http://piranhamas.wordpress.com, piranhamasgroup@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.