Bapak SBY untuk rakyat Indonesia

Terima kasih Atas Kepercayaan Rakyat Indonesia

DPC PD : ‘Iklan Dukungan MA Itu Bohong, Kami Dukung AM’

Posted by sbykita pada Mei 22, 2010

Bandung – Iklan satu halaman terpampang lebar di harian Pikiran Rakyat hari ini (21/05). Iklan itu berbentuk sebuah dukungan politik kepada Marzuki Alie. Dia ini memang mencalonkan diri menjadi PD-1 juga. Tapi di iklan itu, ada yang tak biasa. Di iklan itu, seolah-olah Marzuki telah mendapat dukungan sebanyak 300 DPC se-Indonesia. Pasalnya, di iklan itu pula, dimuat juga foto-foto para ketua DPC yang mendukung Marzuki.

Dimuatnya iklan itu, ternyata dianggap sebuah kebohongan publik. “Itu sudah kebohongan publik, karena setelah di cek dan recek, tidak sesuai dengan fakta,” tegas Solon Sihombing, pengurus DPP Partai Demokrat bidang politik. “Tindakan ini menimbulkan aib,” tambahnya lagi.

Iklan pemuatan dukungan yang menampilkan foto-foto itu, katanya lagi, merupakan tindakan manipulasi dan pembohongan publik. “Jangan sampai peserta kongres terpengaruh oleh iklan yang tak sesuai dengan fakta itu,” tegasknya. Solon pun memberi gambaran. “Masak ada foto Pak Subur Budisantoso disitu, ini sudah ngarang-ngarang,” katanya.

Ternyata bukan Sihombing sendiri yang bilang iklan itu menyesatkan. Tengku Hashimi Puteh, Ketua DPC Kabupaten Aceh Jaya, juga merasa iklan tadi sudah klaim sepihak saja. “Ada 12 foto yang gambarnya sama, berarti bukan 300 dukungan, itu sudah tidak benar,” tegasnya. Hashimi juga berkata, dalam foto itu tak sedikit foto 1 pengurus DPC yang dimuat 2 kali. “Itu saja sudah tidak sesuai dengan faktanya,” tukasnya.

Eko dari DPC Pidie, Aceh Jaya, juga berkata serupa. Dia salah satu keyua DPC yang fotonya dipampang di iklan itu. “Tapi mereka tidak pernah konfirmasi memuat foto itu, padahal kami memilih AM,” tandasnya. “Kami sangat tidak berkenan sekali,” tambahnya. Bukan mereka saja. Jari Kurniato, ketua DPC Pati , Jawa Tengah, juga berkata serupa. “Kami ini mendukung AM, jadi foto itu tidak sesuai,” tuturnya. Hadi, dari DPC Jakarta Utara, juga tak beda. “Iklan politik jangan jadi klaim akhir, kami yakin dan mendukung AM jadi Ketua Umum Demokrat,” tukasny

Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »

Kongres II Partai Demokrat Dari ‘Kampoeng’ Saja, AM Layak Dipilih Aklamasi

Posted by sbykita pada Mei 22, 2010

Balon udara raksasa, Zepplin Indonesia. Berputar-putar di udara Bandung. Sejak pagi subuh, balon itu sudah mengitari awan kota kembang itu. Di badan balon berbentuk pesawat itu, sebuah tulisan terpampang tegas, “AM For PD-1″. Disebelah sisi lainnya, sebuah tulisan “Lanjutkan Kejayaan Demokrat”, bisa dibaca dengan kasat mata. Dari bawah, semua orang Bandung praktis bisa melihatnya.

Memang, mulai pagi inilah pesta kaum Demokrat dimulai. Kongres II PD sendiri, bakal dibuka petang nanti. Tapi di kota kembang, suasana sejak pagi sudah membiru semua. Sepanjang pinggir jalan, baliho dan spanduk AM, membanjiri Bandung.

Begitu masuk ke Padalarang, kawasan tempat Kongres digelar, warna biru makin mendominasi. Hampir setiap jengkal, diisi spanduk dan ucapan untuk kongres, masyarakat demokrat ini. Tapi yang dominan, tetap saja spanduk dukungan buat AM, yang tegas ingin Menpora itu menang memimpin PD kedepan.

Kongres sendiri, bakal dilangsungkan di Hotel Mason Pine, Padalarang, Bandung, Jawa Barat. Posisi hotel ini persis di kompleks perumahan mewah. Di sekitar hotel itu, kini berubah biru semuanya. Disamping hotel, media center tergelar rapi. Puluhan laptop disediakan panitia, lengkap dengan wifi gratisnya. Di depannya, sebuah bazar berdiri, berisi masyarakat sekitar yang berjualan pernak-pernik Demokrat. Ruangan kotak-kotak itu, menjual beragam baju, seragam, pin, buat kader-lader PD yang datang dari seluruh Indonesia. Tapi, di pojok ruangan 3×4 itu, ada posko “warung” Marzuki Alie. Dia ini kandidat juga. Hanya, sampai pukul 11.00 WIB tadi, posko itu tak kunjung dibuka, sementara warung disebelah kanan kirinya, sudah sibuk menjajakan dagangannya.

Berjalan kedepan, ruko yang biasanya tempat berdagang, ada satu buah yang disewa kubu Anas Urbaningrum. Dia menamakannya “posko” Anas juga. Tapi, didalamnya, sepi juga. Hanya jualan gorengan, dan berbagai makanan ringan saja.

Tapi ada yang mantap, persis didepan hotel, tempat Kongres berlangsung, sebuah kampoeng berdiri megah. Namanya “Kampoeng AM”. Ini bukan tempat dagangan atau jualan. Tapi, tenda besar berdiri gagah, menjajakan pemanjaan buat yang datang kesana. Begitu masuk, setiap pengunjung disapa wanita cantik, dengan gaya Sunda. Kedalam lagi, segala jenis makanan tersaji. Dan, gratis lagi. Ada gorengan, durian, band hiburan, batagor, semua tersaji dengan gratis. Itu belum seberapa, bila anda lelah, refleksi gratis pun tersedia, lengkap dengan tukang pijitnya yang mahir, yang bukan biasa-biasa. Tak percaya? Datang saja kesana, nikmati sepuasnya.

Komentar pun berdatangan ramai. “Dari sisi ini saja, AM sudah layak menang dibanding kandidat lainnya, karena hanya dia yang memberi pelayanan maksimal buat rakyat dipesta rakyat demokrasi ini,” tandas ketua umum Forum Harmoni Nusantara (Forsas), Survenov Sirait. “Bukan hanya menang, ini sih sudah layak aklamasi,” Haryono Abdul Bari, ketua DPC Sampang, Madura, Jawa Timur. Willem Indey, ketua DPC Papua juga tak mau kalah. “Iya memang layak sekali,” ujarnya.

Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »

Demokrasi Produktif Berawal dari Kongres II Demokrat

Posted by sbykita pada Mei 22, 2010

Demokrat sebagai partai terbesar yang menguasai parlemen dan pemerintahan seharusnya mampu mewujudkan demokrasi yang produktif. Demokrasi yang mampu memberi solusi dan menyelesaikan permasalahan, demokrasi yang tidak ternoda dengan politik uang, patronase, sub-nasionalisme dan penghargaan terhadap askripsi yang lebih tinggi dibandingkan prestasi.

Demokrasi yang produktif penting bagi bangsa kita karena hanya melalui demokrasi yang produktif, kesejahteraan dapat dicapai. Kehidupan rakyat yang tak kunjung membaik dikarenakan demokrasi politik kita masih terperangkap pada demokrasi prosedural, dimana segala syarat demokrasi minimal telah terpenuhi, tetapi masih ada hal lain yang mengganggunya dan melekat pada budaya kita, yaitu politik uang dan patronase.

Menjadikan demokrasi Indonesia sebuah demokrasi yang produktif dapat dimulai dari kongres PD II. Langkah awal itu bisa dilakukan dengan kesadaran seluruh peserta kongres untuk menjauhi politik uang dan mengatakan tidak pada patronase agar kompetisi internal PD tersebut berjalan sehat. Perhelatan internal ini dapat menjadi latihan untuk bertarung di luar. “jika kita tidak bisa berkompetisi di internal bagaimana berkompetisi di luar?” ujar pengamat politik M. Qodari.

Figur yang terpilih dari hasil persaingan sehat itu hendaknya tidak mengadopsi kecenderungan

zero sum game, artinya yang menang menyingkirkan lawannya yang kalah. Sosok yang terpilih sebaiknya merangkul rival politiknya untuk bersama-sama membesarkan Demokrat, karena partai Demokrat dibesarkan untuk membesarkan bangsa ini

Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »

Kubu Marzuki Siapkan Strategi Soal Tatib Rangkap Jabatan

Posted by sbykita pada Mei 22, 2010

INILAH.COM, Jakarta – Meski diganjal dalam tata tertib pemilihan ketua umum Partai Demokrat, yakni seputar rangkap jabatan para kandidat. Kubu Marzuki Alie mengaku tak gentar terkait hal tersebut, karena memiliki strategi.

“Sangat siap dan kita sudah siap menghadapi persoalan andaikan ada tatib rangka jabatan. Kita sekarang menyiapkan, musyawarah seperti yang diinginkan pak SBY. Supaya bisa bersaing, jujur, cerdas, sopan dan mengedepankan demokrasi,” tutur jurubicara Marzuki Alie, Max Sopacua di Bandung, Sabtu (22/5).

Ia mengungkapkan, sampai saat ini agenda kongres masih membahas soal perubahan acara terkait pemilihan ketum yang dipercepat. “Berkembang di floor, pembahasan acara diubah. Artinya setelah pembacaan pertanggungjawaban dari ketua umum dilanjutkan dengan pemilihan ketua umum,” tuturnya.

Max menjelaskan, soal rangkap jabatan termaktub dalam tatib No 11. Disitu disebutkan, calon ketum tidak pada posisi puncak eksekutif, legislatif dan yudikatif. “Kalau floor oke maka jalan terus, kalau tidak diterima ya voting,” imbuh dia.

Max mengaku jika tatib tersebut merupakan ganjalan bagi marzuki. Namun diakui dia, karena kongres merupakan ajang kompetisi, maka dirinya memaklumi. Sebab, dalam kompetisi tersebut juga akan melahirkan opsi. Meskipun opsi yang menyangkut calon.

“Kita inginkan ketiga calon maju dengan sempurna dan membangun berdasarkan keinginan pak SBY, untuk bersaing dengan sehat dan tidak memihak. kalau ada indikasi memihak, kompromi-kompromi kita break,” tandas Max. [jib]

Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »

Demokrat Terbelah, Ibas Ambilalih Sidang

Posted by sbykita pada Mei 22, 2010

Padalarang -Perkembangan sidang pleno dalam kongres Partai Demokrat sedikit menemui titik terang. Mayoritas peserta ingin mendahulukan agenda memilih ketua umum partai.

“Ini masih voting, dan sekarang tampaknya banyak yang ingin ketua umum dulu,” jawab Wakil Sekretaris SC Kongres Partai Demokrat Benny K Harman di sela-sela rapat pleno di Komplek Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (22/5).

Benny menuturkan, rapat pleno yang berlangsung cukup alot itu membahas tentang perubahan jadwal salah satu pemilihan penetapan dewan pembina dan pemilihan ketua umum. Di dalam rancangan jadwal ketua umum ini dilakukan setelah penyusunan AD/ART selesai tetapi, ada usulan supaya pemilihan Ketua Umum dulu dilakukan.

“Alasannya, supaya ketua baru nisa ikut aktif dalam pembahasan AD/ART partai, dan ikut ambil bagian dalam pembahasan restrukturisasi organisasi dan membahas rencana strategis,” tutur Benny.

Panitia kongres di Stering Comittee (SC) yang membuat jadwal acara. Keputusannya, sekarang voting mengenai apakah ketua umum dulu atau tidak. Jikadilakukan setelah AD/ART yang baru pemilihan nanti mengacu pada AD/ART yang baru.

“Kalau ketua umum dulu yang disetujui, maka digunakan AD/ART yang lama, jadi ada implikasi politiknya. Ya, kalian tahu lah,” paparnya.

Berdasarkan jadwal yang telah dibuat panitia, pemilihan Dewan Pembina Partai Demokrat akan berlangsung Minggu 23 Mei. Sementara agenda saat ini adalah rapat komisi guna menyempurnaan AD/ART partai.

Yang menarik, dalam sidang, Ketua Steering Comitte, Edhie Baskoro Yudhoyono yang menjadi ketua, sepanjang pagi tidak memimpin sidang.

Sidang pertama dipimpin oleh Agus Hermanto. Pada sesi kedua, sempat muncul desakan agar Agus diganti sebagai pimpinan sidang.

Pada saat deadlock, Ibas langsung memimpin sidang. Kepada peserta kongres, Ibas mengatakan:”(Sidang) akan diperpanjang waktunya? Kita lihat perkembangan seperti apa. Sekarang kita voting mengenai jadwal.”

Suasana sidang mulai mereda. Sempat dilakukan lobi-lobi antar-kubu

Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »

Kongres demokrat:Marzuki Alie: Ada Usaha Menjegal Saya

Posted by sbykita pada Mei 22, 2010

JABAR – Silang pendapat dalam pembahasan AD/ART Partai Demokrat dapat merugikan salah satu calon kandidat ketum Marzuki Alie. Persyaratan pencalonan di AD/ART menjegal Marzuki maju ketua umum.

“Ada usaha menjegal ketua DPR untuk maju dengan usaha memasukkan aturan tatib (tata tertib) bahwa calon ketum tidak sedang memegang jabatan ketua lembaga yudikatif, legislatif, eksekutif,” cetus Marzuki Alie di sela rapat pleno di Komplek Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (22/5).

Ketua DPR ini memaparkan kegelisahannya tentang pendapat dalam perumusan AD/ART partai yang menyebutkan syarat ketua umum tidak boleh merangkap jabatan. Marzuki menilai ada banyak keanehan dalam materi perencanaan AD/ART.

“Ini aneh masak ketua yudikatif sampai disebut? Yah jelas merekak tidak boleh masuk partai. Ini juga aneh kalau Ketua DPR tidak boleh jadi ketua umum partai,” ungkapnya.

Jika syarat ini berlaku, sekitar 350 DPC yang mendukung Marzuki maju ke bursa ketua umum, akan gagal. “Saya tidak pernah mencalonkan mereka yang minta, ada 350 DPC mereka bersumpah dan membaiat saya, bukan saya yang membaiat mereka

Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »

Ibas Dukung Andi Mallarangeng sebagai Ketum PD

Posted by sbykita pada April 16, 2010

Jalan bagi salah satu kandidat Ketua Umum Partai Demokrat, Andi Mallarangeng, tampaknya akan mulus. Pasalnya, sesaat setelah mendeklarasikan diri, Andi langsung mendapatkan banyak dukungan yang salah satunya berasal dari putra Presiden SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono.

“Saya mewakili teman-teman fraksi menilai Pak Andi cocok memimpin Demokrat. Alasannya Pak Andi tokoh yang populer dan punya visi misi jelas untuk memajukan partai,” ujar Edhie Baskoro Yudhoyono yang akrab dipanggil Ibas ini.

Hal itu disampaikan dia saat menyatakan dukungannya kepada Andi Mallarangeng dalam acara ‘Pidato Politik dan Deklarasi Andi Mallarangeng for Demokrat 1′ di kantor Fox Indonesia, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (28/3/2010).

Selain itu, Ibas juga memuji sosok Andi yang meskipun berasal dari luar Jawa tetapi pandai berbahasa Jawa dan memahami kultur Jawa. Dikatakan dia, Andi merupakan figur yang mampu merangkul semua elemen partai.

Ibas menegaskan, dirinya dan rekan-rekan fraksi Demokrat di DPR bulat mendukung Andi Mallarangeng sebagai calon Ketua Umum Partai Demokrat dalam Kongres di Bandung mendatang.

“Andi Mallarangeng cocok untuk memimpin Partai Demokrat ke depan. Di bawah Andi Mallarangeng, Partai Demokrat bisa menjadi kuat dan besar,” tuturnya.

Kemudian, Ibas pun menyampaikan harapan-harapannya bagi Partai Demokrat dalam Kongres nanti. Dia berharap agar dalam Kongres nanti, Andi Mallarangeng tampil sebagai calon Ketua Umum yang mampu merangkul semua elemen, agar jangan sampai Partai Demokrat terpecah.

“Saya doakan yang terbaik, semoga Andi Mallarangeng dapat membawa Partai Demokrat menuju partai masa depan, partai yang kuat yang modern,” tandasnya.

Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »

Radityo Gambiro Dukung Andi Malarangeng

Posted by sbykita pada April 16, 2010

JAKARTA, KOMPAS – Setelah Agus Hermanto, kini giliran Radityo Gambiro menyampaikan dukungannya kepada Andi Malarangeng untuk maju sebagai calon Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Dengan demikian, persaingan bursa calon ketua umum Partai Demokrat untuk periode 2010-2015 semakin mengerucut dengan menyisakan tiga calon, yaitu Andi Malarangeng, Anas Urbaningrum, dan Marzuki Ali.

Dukungan Radityo Gambiro terhadap Andi Malarangeng ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers di Wisma Proklamasi, Selasa (6/4/2010). Hadir beberapa perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC), antara lain Ketua DPC Barito Selatan Burhanie, Ketua DPC Deli Serdang HT Rizal, Ketua DPC Gorontalo Thamrin Mangindaan, Ketua DPC Aceh Singkil Ali Hasmi, dan Ketua DPC Majene Vendra.

Para ketua DPC ini didampingi langsung oleh Sekretaris Tim Pemenangan Andi Malarangeng, Ramadhan Pohan dan Wakil Tim Sukses I Wayan Gunasra. Kehadiran perwakilan DPC ini guna mewakili DPC lain yang telah sepakat untuk mendukung Andi Malarangeng sekaligus mewakili Radityo Gambiro yang enggan berbicara.

Menurut Burhanie, keputusan yang diambil ini telah dipertimbangkan dan dianalisis dengan baik. Arti demokrasi sendiri muncul bukan hanya melalui voting belaka melainkan dapat melalui musyawarah mufakat. Salah satunya adalah musyawarah untuk dukungan terhadap Andi Malarangeng.

“Keputusan ini disepakati oleh 115 DPC dari 16 provinsi, Selasa malam di Hotel Aston. Keputusan ini diambil tanpa ada paksaan dari berbagai pihak dan tanpa ada masalah lain. Semua dilakukan untuk kebaikan dan keberlangsungan Partai Demokrat yang lebih baik.” kata Thamrin Mangindaan.

Sedangkan Ali Hasmi berharap agar pada kongres yang akan berlangsung pada 20-23 Mei 2010 nanti tidak ada perpecahan atau Partai Demokrat justru malah tercerai berai. Keputusan ini pun dianggap terbaik agar Partai Demokrat semakin kokoh.

Ramadhan Pohan mengakui, hingga saat ini tim Andi Malarangeng sangat membuka lebar ruang untuk dukungan. “Target kami (tim Andi Malarangeng) adalah pemilihan satu putaran yang berarti perolehan suara harus melampaui 50 persen,” katanya.

Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »

Buyung : Presiden Tak Bisa Dimakzulkan Karena Kebijakan Pemerintah

Posted by sbykita pada Februari 18, 2010

Mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Adnan Buyung Nasution menyatakan presiden tidak bisa dimakzulkan karena persoalan kebijakan, khususnya dalam kebijakan yang menyangkut Bank Century.

“Presiden sudah mengatakan kalau itu adalah kebijakan pemerintah, sepanjang itu menyangkut kebijakan saya kira bakal tidak ada masalah impeachment disitu,” kata Buyung usai pelantikan Anggota Wantimpres di Istana Negara, Senin (25/01).

Kecuali, kata dia, kalau kebijakan itu dilatarbelakangi atau bertujuan yang menyangkut tindak pidana. “Kalau pidana itu nanti urusan KPK yang menangani bukan pansus lagi,” katanya.

Kebijakan bisa dipidanakan kalau terbukti uang tersebut dikorupsi, untuk memperkaya diri sendiri atau memperkaya orang lain. “Kalau kebijakan itu untuk menanggulangi krisis ekonomi, yang dinilai saat itu ada pada kondisi krisis, saya kira tidak bisa dipidana,” katanya. Akan tetapi, kalau alasannya dibuat-buat dan sebenarnya tidak ada krisis ekonomi, hal itu bisa dipermasalahkan.

Namun, permasalahanya kan hal itu terkait penilaian dan tidak ada parameter yang jelas. “Kalau kebijakan itu murni utk menghadapi krisis, saya kira cukup pemeriksaannya, tetapi kalau ada yang tidak murni, masalah markup, manipulasi, dan alirannya tidak jelas kemana, itu bisa diperiksa,” katanya.

Buyung juga menilai Pansus bisa saja memanggil presiden. “Kalau memang pansus memang memerlukannya, ya tinggal pansus kirimkan surat pemanggilan saja,” katanya. Menurutnya, tidak ada orang yang kebal hukum, apalagi hanya untuk memberikan keterangan.

Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »

Tifatul: SBY Tidak Bisa Dimakzulkan

Posted by sbykita pada Februari 18, 2010

Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menilai program 100 hari pemerintah sudah terlaksana dengan baik. Karena itu, demo yang sebagian bertujuan memakzulkan Presiden SBY diyakini tidak akan bisa dilakukan.
“Siapa bilang gagal, hampir 100 persen program 100 hari SBY sudah terealisasi. (Pemakzulan) itu pasti tidak akan bisa karena pemakzulan tidak pernah diatur dalam konstitusi,” kata Tifatul di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis 28 Januari 2010.

Menurut mantan presiden PKS ini, demo sebagai ruang ekspresi berdemokrasi sah-sah saja dilakukan. Tetapi jangan aksi demo itu dilakukan secara anakis karena akan merusak citra berdemokrasi itu sendiri.

“Demo, silakan saja. Demo itu bagus, ini kan demokrasi. Jadi, demo silakan, monggo kerso, tapi yang penting jangan anarkis,” pungkasnya seperti dikutip detikcom.

Sementara itu Tifatul Sembiring juga menegaskan sikap partainya yang akan terus mendukung SBY sebagai Presiden RI. Rumor adanya agenda pemakzulan presiden oleh PKS pun dibantah keras.

“Saya sudah berbicara dengan ketua Majelis Syuro PKS, bahwa tidak ada itu wacana pemakzulan SBY. Sebab hal ini akan mengacaukan situasi nasional yang sudah membaik,” kata Tifatul dalam rilis kepada detikcom, harini.

Dengan demikian, dia menegaskan, jika ada politisi PKS yang mewacanakan pemakzulan, itu adalah sikap pribadi. Ia juga meminta agar seluruh anggota Pansus Angket Bank Century dari PKS berjalan dengan untuk mencari solusi terbaik bagi bangsa.

“Semua anggota Pansus Century dari PKS diharapkan berjalan on the track, mencari solusi terbaik bagi bangsa. Bukan memperlebar masalah. To the point dan harap dijaga kesantunan dalam berpolitik sebagai bentuk akhlak seorang muslim,” kata Tifatul.

Posisi PKS, kata Tifatul, tetap dalam koalisi dengan pemerintahan SBY-Boediono. “Jadi saya tegaskan sekali lagi, bahwa posisi PKS tetap dalam posisi koalisi yang berada bersama-sama dalam pemerintahan SBY, di luar itu bukanlah sikap resmi PKS,” tutupnya. (Arie)

Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.