Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menemui Nila Djuwita Anfasa Moeloek, calon menteri kesehatan yang gagal masuk Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. “She great woman,” puji SBY dalam sambutannya saat memimpin Sidang Paripurna pertama di Gedung Sekretariat Negara, Jumat.
Untuk diketahui, Nila merupakan salah satu calon menteri yang diwawancarai SBY dan Boediono. Saat itu, dia disebut-sebut akan menempati pos menteri kesehatan . Tetapi dalam pengumuman KIB II di Istana Merdeka, namanya tidak tercantum dan pos tersebut ditempati Endang Rahayu Sedyaningsih.
SBY menilai Nila memiliki kelebihan dan keunggulan serta peranan sangat besar dalam dunia kesehatan, karena dirinya tetap menghormati Nila. Bahkan, saat membentuk KIB Jilid I, tahun 2004 lalu dirinya ingin mengajak Nila untuk bergabung dalam kabinet.
Karenanya, SBY mengaku akan berbicara langsung dengan istri mantan menteri kesehatan ini. “Nanti saya akan ketemu langsung dengan beliau. Ini tidak luar biasa,”
Kepala Negara beralasan tidak masuknya Nila dalam kabinet karena memang ada satu titik yang tidak tepat untuk menempatkan Nila pada pos tersebut. “The right person in the right place and in the right time,” tambahnya.
Karena itu, tambah dia. ada pengabdian di tempat lain dan pengabdian tersebut tidak kalah mulai di tempat yang mulia.